Home » ? » Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam

Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam

Tuesday, September 24th 2013. | ?

Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam – Cinta adalah fitrah manusia yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang, kebanykan anak muda hanya menyukai satu menerjemahkan rekan-rekan lawan jenis sendiri atau dapat ditafsirkan seksualitas yang membuat cinta lawan jenis. mereka lupa bahwa cinta tidak hanya lawan jenis karena bermotif seksual, cinta dibayangi keluarga. banyak hadits yang diriwayatkan membicarakan hal ini dan banyak buku yang hanya untuk membahas Hukum Pacaran Dalam Islam. Untuk lebih jelasnya silahkan simak kelanjutan tulisan Hukum Pacaran dalam Islam dibawah ini.

Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam

Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam

pacaran yang kita temukan hari ini bermakna bersatu dalam cinta dari lawan jenis, saling mencintai, saling mencintai, saling mengasihi dan melakukan kegiatan seperti orang-orang yang saling mencintai, seperti memegang tangan, sendirian. Bagaimana pacaran hukum dalam Islam? Hukum Islam akan menjadi! tapi dengan syarat, bahwa kemajuan diijinkan hubungan mereka dengan pernikahan. Pacaran dalam Islam sangat dianjurkan terutama setelah halal. Pacaran dalam hukum Islam akan melanggar hukum jika dilakukan sebelum menikah. Sesuai dengan beberapa hadis
“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa : 32]

Barangsiapa yang percaya kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia berdua-duaan dengan perempuan yang tidak ada bersamanya seorang muhrimnya karena yang ketiganya di waktu itu adalah setan.”

“Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum besi lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” Hadits ini diriwayatkan oleh Ar-Ruyani di dalam kitab Musnad-nya (227/2)

Yah, hanya sendirian saja atau tidak boleh disentuh, apalagi kencan sebeulum halal? Bisa jadi ada pertanyaan, saya sudah cinta benar-benar, bagaimana ya? Itu sangat sederhana, yaitu hubungan dengan halal menikah. Apa yang menjaga Anda dari Rasulullah sunah sangat dianjurkan. Soal rezeki? Mengatasi masalah rezeki ditemukan cukup untuk kehidupan rumah tangga, “Hidup saja sudah cukup rezeki, bagaimana jika dua rezeki digabungkan (menikah)? Akan lebih besar, kan? Menikah yang memperpanjang rezeki”. Menikah bermanfaat. Memberikan rezeki dan yakinlah bahwa itu bukan manusia tapi Allah SWT.
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32)

Begitulah penjelasan Hukum Pacaran Dalam Islam yang mulia. yang dimaksud pacaran dalam islam atau pacaran islami adalah pacaran tapi setelah menikah, semoga bermanfaat. (klikpintar.com)

Advertisement
Bantu Kami dengan Menyebarkan Artikel ini :

Artikel yang mungkin Terkait "Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam"

Comment For Inilah Hukum Pacaran Dalam Islam

Artikel Terbaru

Lowongan Kerja Terbaru 2014 - Lirik Lagu baru Terbaik, pencocokan nama pasangan,aplikasih hp terbaru,download aplikasi chatting bbm java